Road to IDEAS 2022: Komunikasi ESG Makin Masif

Share post
Penjurian IDEAS 2022

Isu environment, social, governance (ESG) mengemuka pada penjurian IDEAS 2022 hari ini, Rabu (15/6/2022). Kondisi ini menjadi pertanda bahwa isu ESG menjadi cerminan reputasi dan kerap sorotan stakeholder.

JAKARTA, HUMASINDONESIA.ID - Tercatat ada 28 entri dan 17 perusahaan mewarnai penjurian The 1st Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2022. Hari ini secara virtual ini, para peserta umumnya menampilkan karya dan kontribusi terbaik untuk mengomunikasikan ESG. Salah satunya, perusahaan holding pertambangan MIND ID.

Isu ESG sangat penting terutama dalam penerapan good corporate governance (GCG). Kepala Divisi Institutional Relations MIND ID Niko Chandra mengatakan, penerapan GCG adalah dasar untuk memberikan nilai yang berkesinambungan bagi para stakeholder. “GCG mampu memberi cerminan bahwa perusahaan bertanggung jawab, transparan, dan adil,” kata Niko.

Salah satu bentuk komitmen penerapan GCG perusahaan adalah mendapatkan sertifikasi SNI ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Di tahun 2020, seluruh anggota MIND ID telah memperoleh sertifikasi SMAP. Untuk itu, MIND ID merancang strategi komunikasi untuk karyawan dan stakeholder eksternalnya. “Strategi komunikasi ini terdiri dari tiga fase, yakni awareness, understanding, dan amplifying,” katanya.

Saat ini, MIND ID tengah berada di fase awareness. Salah satu taktiknya adalah menyederhanakan pesan komunikasi lewat aplikasi OpenMIND dan ClearMIND. OpenMIND merupakan aplikasi pelaporan whistleblowing system (WBS) yang dapat diakses seluruh stakeholder perusahaan. Sedangkan ClearMIND merupakan aplikasi yang dapat diakses karyawan untuk melaporkan pemberian gratifikasi.

Menunjang Pertumbuhan

Implementasi dan peningkatan GCG yang sesuai business plan dan standarisasi ISO juga dilakukan perusahaan rintisan PT Mitra Pajakku. ISO Specialist Mitra Pajakku Agustina mengatakan, penerapan GCG akan menunjang pertumbuhan perusahaan ke arah positif. “Kami menargetkan karyawan sebagai stakeholder utama program ini,” ujarnya.

Taktik komunikasi yang dilakukan adalah meeting dan diskusi nonformal. “Kami juga melakukan komunikasi internal melalui grup WhatsApp, e-mail, Zoom/Teams, file sharing, dan media perusahaan lainnya,” ujar Agustina.

GCG menjadi aspek penting bagi APRIL Group untuk pencapaian tujuan keberlanjutan. “Pencapaian tujuan keberlanjutan ini dipandu oleh Sustainable Forest Management Policy 2.0 (SFMP 2.0),” ujar Ahmad Fauzan Dirgantara, International Communications Manager APRIL saat mempresentasikan programnya yang berjudul “Advancing Sustainability”. Fauzan mengatakan tujuan program ini adalah mewujudkan keterbukaan informasi kepada seluruh stakeholder mengenai implementasi tata kelola perusahaan yang baik dan menunjukkan dampak positif penerapan tata kelola berkelanjutan di APRIL.

Adapun target audiens program ini adalah gen Z, milenial, pemerintah, masyarakat sipil, LSM, mitra usaha, pelanggan, karyawan, asosiasi keberlanjutan global, akademisi, peneliti, dan media. Strategi komunikasi yang digunakan adalah edukasi berbasis sains mengenai keberlanjutan dan kampanye gaya hidup berkelanjutan.  “Kami juga menggaungkan keberlanjutan untuk kepentingan masyarakat, bukan hanya untuk kepentingan bisnis dan pemerintah,” ujarnya.

Ikuti terus penjurian IDEAS 2022, besok, Kamis (15/6/2022)! (rvh)


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas