Tips Bank DBS Indonesia dalam Mengelola Komunitas Digital

Share post
Mona Monika, Executive Director and Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia di workshop The 9th PR INDONESIA Awards (PRIA), Bali, Rabu (6/3/2024). Foto: Komang/PR INDO

Bank DBS Indonesia menunjukkan contoh nyata dalam menjalin keharmonisan dengan komunitas digital.

BALI, HUMASINDONESIA.ID–Era digital menuntut perusahaan untuk membangun komunitas digital guna mencapai tujuan dan membuka peluang baru. Mona Monika, Executive Director and Head of Group Strategic Marketing & Communications PT Bank DBS Indonesia, mengatakan, komunitas digital dapat membantu korporasi dalam beberapa hal. 

Di hadapan peserta workshop bertajuk “Mengelola Konten dan Komunitas untuk Memperkuat Reputasi Organisasi” di acara The 9th PR INDONESIA Awards (PRIA), Bali, Rabu (6/3/2024), Mona mengatakan, hal yang dimaksud tersebut mulai dari meningkatkan brand awareness, mendorong loyalitas audiens, mendapatkan umpan balik (feedback) secara cepat, menjaga reputasi, hingga mencapai kesuksesan perusahaan.

Kondisi ini menunjukkan mengelola komunitas digital menjadi bukti berkembangnya tanggung jawab praktisi komunikasi. Menurut Mona, perencanaan dan pengelolaan komunitas digital harus terencana dan menyeluruh, dari tujuan (objective) program, pemilihan komunitas, sampai pemantauan dan evaluasi.

Di hadapan 65 peserta workshop, perempuan yang sebelumnya merupakan VP Corporate Affairs Citibank Indonesia ini juga menekankan pentingnya public relations (PR) memilih komunitas digital yang sesuai dengan audiens dan persona perusahaan.

Sementara itu, menanggapi pertanyaan salah satu peserta kelas workshop, Endang Unandar dari Direktorat Jenderal Pajak terkait cara membuat konten yang mampu menarik minat audiens, ia menjawab bahwa kuncinya terletak pada konten yang mengedukasi. Menurutnya, edukasi audiens yang berbeda memerlukan konsistensi dan keselarasan gaya komunikasi, serta melibatkan komunitas dalam prosesnya.

Berkelanjutan

Bank DBS Indonesia juga menunjukkan komitmennya dalam menjalin keharmonisan dengan komunitas digital melalui berbagai upaya berkelanjutan. Kolaborasi dengan puluhan komunitas digital telah dilakukan untuk mendukung misi perusahaan, seperti meningkatkan literasi dan digitalisasi keuangan. DBS, kata Mona, bekerja sama dengan komunitas digital dalam memberikan edukasi melalui platform media sosial. Salah satunya, dengan mengadakan talkshow dan siaran langsung di Instagram dengan mitra komunitas.

Mereka pun turut mendukung pengusaha lokal dengan berkolaborasi bersama komunitas pengusaha lokal untuk memberikan pelatihan bisnis. Upaya berikutnya, mengampanyekan #MakanTanpaSisa. Kampanye ini bertujuan untuk mendukung upaya mengurangi sampah dari makanan sisa (zero food waste).

Perusahaan yang berbasis di Singapura itu pun secara aktif menyebarkan nilai-nilai perusahaan dengan cara melibatkan para pegawainya sebagai ambassador. Menurut Sarjana Sastra Inggris dari Universitas Nasional, strategi ini memungkinkan suara dari internal perusahaan menjadi lebih terdengar dan menyebar di komunitas digital.

Di akhir sesinya, Mona tak lupa menekankan pentingnya praktisi PR melakukan pembaharuan kegiatan secara aktif, selain melakukan monitoring dan evaluasi. Langkah ini dilakukan agar selalu ada gebrakan baru dalam berkolaborasi dengan komunitas di platform digital. (eda)


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas