7 Langkah Sukses Mengomunikasikan ESG

Share post
Ilustrasi ESG. Foto: Dok. dbs.id

Kesuksesan implementasi konsep environmental, social, dan governance (ESG) sangat bergantung kepada komunikasi yang dijalankan humas. Seperti apa kiatnya?

JAKARTA, HUMASINDONESIA.ID—Dewasa ini banyak perusahaan maupun instansi yang berlomba menerapkan konsep environmental, social, and governance (ESG). Penerapan konsep tersebut dinilai sangat penting, karena berfokus meminimalisir terjadinya semua hal kurang baik pada aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam suatu operasional.

Dalam praktiknya, CEO Center for Public Relations, Outreach and Communication (CPROCOM) Emilia Bassar berpendapat, kesuksesan implementasi ESG sangat bergantung pada komunikasi yang dijalankan oleh humas. “Komunikasi harus menjadi bagian penting dalam menerapkan aspek ESG,” ujarnya dalam Corcomm Summit 2024 yang diselenggarakan The Iconomics di Jakarta, Senin (29/1/2024).

Bagi perempuan yang karib disapa Emil itu, secara spesifik terdapat tiga langkah strategis mengomunikasikan ESG, di antaranya mengabarkan segala aktivitas terkait lingkungan, sosial maupun tata kelola yang dijalankan perusahaan atau instansi. Namun, secara umum, terdapat tujuh langkah yang bisa diadaptasi humas. Melansir PRLab, berikut uraiannya.

1. Tentukan Strategi

Humas harus menentukan saluran yang akan dimanfaatkan untuk mengomunikasikan ESG. Dalam konteks ini, pendekatan paid, earned, shared, dan owned (PESO) dapat dimanfaatkan untuk sebaran pesan yang lebih luas.

2. Buat Perencanaan Komunikasi

Tentukan jadwal rutin mengomunikasikan ESG, termasuk siapa penanggung jawabnya. Sebab, kunci kesuksesan komunikasi secara umum adalah konsistensi.

3. Rincikan Biaya yang Diperlukan

Pada langkah ini humas dapat mengantisipasi agar pengeluaran untuk mengomunikasikan ESG, tidak lebih besar dari keuntungan yang dapat diperoleh perusahaan. 

4. Libatkan Stakeholders

Harus dipahami bahwa komunikasi ESG adalah upaya kolaboratif antar seluruh divisi dalam suatu organisasi termasuk dengan investor. Namun, dalam konteks ini, karyawan internal merupakan aset paling berharga. Humas harus bisa melibatkan mereka untuk aktif mempromosikan program ESG organisasi di media sosial masing-masing.  

5. Komunikasikan Seluruh Aktivitas Maupun Pencapaian ESG

Seperti disampaikan oleh Emil, humas harus senantiasa mengabarkan seluruh aktivitas maupun pencapaian organisasi terkait tiga aspek ESG. Untuk mendukung narasi tersebut, humas juga perlu melampirkan laporan keberlanjutan.

6. Gunakan Kreativitas

Jangan terpaku mengomunikasikan ESG lewat tulisan atau laporan semata. Humas juga dapat memanfaatkan media sosial untuk menjalankan kampanye sederhana, atau mengemas informasi ESG ke dalam video animasi menarik.

7. Tidak Melakukan Praktik Greenwashing

Humas harus jujur dan transparan dalam mengomunikasikan ESG. Tujuannya agar tidak terjebak praktik greenwashing yakni pernyataan yang dilebih-lebihkan tentang dampak implementasi ESG.

Selain tujuh langkah tersebut, humas juga bisa mempelajari cara mengomunikasikan ESG yang telah terbukti sukses dari perusahaan maupun instansi lain. (HUR)


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas