Bahu-Membahu Menerapkan Aspek ESG

Share post
Ilustrasi aspek environmental, social, dan governance (ESG). Foto: Azeus Convene

Isu perubahan iklim telah membuka banyak diskusi terkait pentingnya mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan. Namun, aspek keberlanjutan tidak cukup hanya dibicarakan, perlu komitmen dari semua kalangan.

Upaya mewujudkan kegiatan berkelanjutan kini tengah menjadi sorotan dari semua kalangan. Konsep environmental, social, dan governance (ESG) menjadi salah satu metode pendekatan yang sedang menjadi fokus di berbagai korporasi dari lintas sektor di seluruh dunia. Dengan penerapan aspek ini diharapkan akan mendorong instansi dan korporasi untuk mempertimbangkan dampak lingkungan, sosial, dan praktik tata kelola keberlanjutan yang baik sekaligus menjadi solusi untuk mengatasi perubahan iklim.

Komitmen dalam menjalankan aspek ini juga merupakan hal mendesak yang harus segera dilakukan oleh perusahaan atau instansi. Tujuannya, agar pertumbuhan ekonomi turut sejalan dengan komitmen mitigasi perubahan iklim internasional yang dicetuskan dalam The Paris Agreement (Perjanjian Paris), traktat internasional yang mencakup mitigasi, adaptasi, dan pendanaan perubahan iklim. 

Selengkapnya Baca di E-MAGZ : EDISI 105, Suara PR untuk Perubahan Iklim

Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas