Baidu Perkenalkan Ernie 4.0 Turbo untuk Menyaingi ChatGPT

Share post
Ilustrasi Baidu. Foto: Dok. ANTARA

Dengan hadirnya Ernie 4.0 Turbo, praktisi humas yang mengakrabi kecerdasan buatan dalam rutinitas harian, jadi punya pilihan lain untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang lebih optimal.

JAKARTA, HUMASINDONESIA.ID— Artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan) telah menjadi satu alat yang menjanjikan kemudahan bagi praktik kehumasan. ChatGPT misalnya, dipercaya punya sederet potensi manfaat bagi kehumasan seperti dalam penulisan siaran pers.

Namun, bot obrolan besutan OpenAI itu bukan satu-satunya buah kecerdasan buatan yang bisa dimanfaatkan humas. Terbaru, perusahaan teknologi Baidu mengumumkan pembaruan terhadap Ernie 4 yang telah diakses oleh 300 juta pengguna sejak diluncurkan pada Oktober 2023.

Diberi nama Ernie 4.0 Turbo, pembaruan yang dilakukan Baidu terhadap bot obrolan tersebut ditujukan untuk menyaingi GPT-4 buatan OpenAI. Dilansir Tempo.co dari Reuters, Jumat (5/7/2024), Direktur Teknologi Baidu Wang Haifeng mengatakan, pembaruan tersebut juga menjadi bagian dari PaddlePaddle, sebutan untuk ekosistem AI Baidu yang sudah dimanfaatkan oleh 370 ribu entitas. “Ernie 4.0 Turbo sudah bisa diakses melalui website dan aplikasi Baidu,” ujarnya.

Kolaborasi

Pada Februari lalu, Baidu telah mengumumkan kemitraan dengan Lenovo dalam rangka pemanfaatan Ernie. Teknologi AI generatif model bahasa besar (LLM) itu diketahui akan dipasangkan di ponsel keluaran Lenovo. Adapun salah satu fitur unggulan yang mereka tawarkan adalah bot obrolan dan penerjemahan real-time.

Tak hanya dengan Lenovo, perusahaan yang didirikan oleh Robin Li dan Eric Xu itu sebelumnya juga sudah menjajal kolaborasi sejenis dengan Samsung dan Honor. Pengamat menilai, pergerakan bisnis Baidu lewat sejumlah kemitraan tersebut menghadirkan opsi baru bagi para konsumen ponsel berteknologi AI.

Dikutip dari Investopedia, Baidu dalam pemeringkatan Statcounter menjadi mesin pencarian terbesar nomor enam. Pada tahun 2021, mereka menguasai pangsa pencarian Cina di atas 78 persen. (HUR)


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas