Delapan Unggahan yang Harus Dihindari di Medsos

Share post
pikiran-rakyat.com

Tak bisa dimungkiri saat ini media sosial (medsos) adalah saluran informasi dan komunikasi tercepat dan termudah dengan daya jangkauan tak terbatas. Namun, public relations (PR) harus tetap harus waspada dengan beberapa risiko yang mungkin ditimbulkan.

Red Web Design, seperti yang dikutip dari PR Daily, menayangkan infografis tentang delapan hal yang harus dihindari PR saat mengunggah konten atau merespons isu di medsos. Berikut uraiannya:

  1. Profesional menanggapi komentar negatif

Dalam merespons kekecewaan pelanggan yang disalurkan melalui media sosial, lakukan  secara sopan, profesional dan pastikan kita mampu mengubah kekecewaan mereka menjadi kepuasan.

  1. Konten viral yang tidak relevan

Sebaiknya tak perlu latah mengikuti konten yang sedang viral di media sosial. Lebih baik mengunggah konten yang menghibur tapi tetap relevan dengan pengikut (followers) perusahaan. Buat jadwal untuk mengunggah konten khusus, salah satunya konten yang bertema menghibur.

  1. Hindari unggahan yang berpotensi menyinggung SARA dan politik

Cermati dan pikirkan setiap risiko yang akan ditimbulkan apabila kita mengunggah konten terkait SARA (suku, agama, ras) dan politik. 

  1. Konten yang tidak dibaca dan diedit dengan benar.

Meski konten yang diunggah di medsos kerap memuat kalimat yang jauh dari kata formal, pastikan kalimatnya ditulis dan diedit dengan benar, cermat, dan pesannya sampai. Tujuannya untuk menghindari kesan perusahaan tidak profesional.

  1. Terlalu berlebihan dalam berpromosi (hardselling)

Penggunaan medsos memang bertujuan untuk mempersuasi audiens, membangun brand awareness dan hubungan yang kuat dengan pelanggan. Untuk itu, kemas aktivitas promosi semenarik mungkin sehingga tetap dapat memberikan informasi dan menghibur.

  1. Konten tidak sesuai dengan jati diri perusahaan

Hindari konten yang tidak sesuai dengan jati diri perusahaan. Relevansikan antara konten postingan di medsos dengan brand image yang tengah di bangun perusahaan.

  1. Unggahan yang menyesatkan

Hindari mengunggah konten yang berpotensi menimbulkan hoaks. Konten yang diunggah memang harus menarik, tetapi tetap harus bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Jangan sesekali mengklaim sesuatu yang bukan milik perusahaan.

  1. Konten tidak relevan

Menawarkan produk dengan cara memanfaatkan momentum dari suatu isu yang sedang viral memang brilian. Namun, pastikan konten yang akan dikemas relevan dengan tujuan dan sesuai jati diri/karakteristik media sosial yang selama ini kita kelola.

Sumber: https://www.prdaily.com/infographic-8-social-media-posts-your-organization-must-avoid/ 


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas