Mengelola Janji

Share post
Ilustrasi mengelola janji. Foto: freepicturesweb.com

Lima bulan lagi, presiden dan wakil presiden terpilih hasil pemilihan presiden/wakil presiden (pilpres/pilwapres) 2024, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumbing Raka, aka segera diambil sumpah dan dilantik di Jakarta, pada 20 Oktober 2024. Ingatan publik tentu akan mengarah pada deretan janji kampanye yang telah dilontarkan pasangan presiden dan wapres terpilih tersebut.

Janji-janji kampanye inilah yang bakal menjadi bagian dari program kerja pemerintahan baru, periode 2024 – 2029 yang mereka pimmpin. Salah satunya bahkwan sudah banyak dibahas dengan kementerian terkait (Kementeian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappeans dan Keuangan), yakni program sarapan bergizi gratis bagi pelajar (semula bernama: makan siang gratis).

Ketika pemerintahan baru telah mulai bekerja, mengelola janji-janji kampanye tentu menghadapi begitu banyak tantangan. Mengelola janji kepada audiens adalah keterampila penting bagi pemimpin, siapa pun itu, untuk membangun kepercayaan, kredibilitas, dan hubungan yang kuat dengan para pemangku kepentingan. Di awal-awal masa kerjanya, pemerintahan baru tentu membutuhkan dukungan rakyat berupa kepercayaan (public trust), sebagai generasi agar program kerja yang diputuskan bisa berjalan dengan baik.

Selengkapnya Baca di E-MAGZ: Edisi 108: Mengelola Janji

Share post

Tentang Penulis
Asmono Wikan

Asmono Wikan

Pemimpin Redaksi Humas Selengkapnya...
ARTICLE (11)