Mengemas 'Press Release' yang Elegan dan Penuh Kebaruan

Share post

Press release yang mengandung unsur kebaruan berpeluang dipublikasikan oleh media.

YOGYAKARTA, HUMASINDONESIA.ID – Sebagai humas pemerintah atau perusahaan, menyampaikan berbagai macam kegiatan instansi kepada stakeholders menjadi tanggung jawab yang berkelanjutan. Melalui press release, Sobat HUMAS INDONESIA dapat menciptakan opini publik sekaligus membentuk citra perusahaan. Terlebih di era distrupsi ini, timbul media baru yang bisa jadi alternatif unggulan untuk segera memperoleh reputasi positif dari publik.

Ada berbagai jenis yang terkadang belum disadari keberadaan rilisnya. Di antaranya rilis berita umum yang berisi suatu peristiwa, rilis acara yang menjelaskan informasi acara, rilis karyawan berupa lowongan pekerjaan, dan rilis ahli yang mengisahkan kemampuan seseorang di bidang tertentu.

Kemudian, ada juga launch release yang berkaitan dengan peluncuran produk perusahaan, rilis rebranding tentang perubahan dalam corporate image perusahaan, rilis produk yang menyertakan spesifikasi produk, dan terakhir yakni rilis mitra mengenai kerjasama antar perusahaan.

Sebagaimana yang diketahui di dunia humas, press release mempunyai posisi penting sebagai sarana penyebaran informasi, memperkenalkan merek, produk, atau layanan, menyampaikan konten berkualitas, dan menghemat biaya promosi. Press release termasuk alat humas yang tidak membutuhkan banyak pengeluaran. Yang perlu dijaga dalam jangka panjang adalah hubungan relasi media agar press release segera tayang.

Pada Minggu (15/5/2022), HUMAS INDONESIA meliput Webinar Himpunan Mahasiswa PR STIKOM Yogyakarta secara daring. Satrio Pinandhito selaku PR & Communication Manager Lemonilo berbagi pengalaman mengenai teknik penulisan berita dan press release. Pria yang pernah menjadi jurnalis di Detik.com ini mengutarakan bahwa sebelum menulis press release, Sobat HUMAS INDONESIA perlu menentukan key message dengan perbanyak riset. Meliputi sentimen pemberitaan di media dan aktivitas competitor.

Sobat HUMAS INDONESIA diharapkan bisa memberi keunikan yang elegan dan kebaruan sudut pandang saat menulis press release digital. Makna elegan yang dimaksud yakni bersifat soft-selling dan tidak menjelekkan kompetitor. Satu setengah halaman menjadi batas ukuran maksimal dalam kepenulisan press release. Satrio menyambung, humas mesti memperhatikan waktu pengiriman press release ke media. "Jangan terlalu pagi dan jangan terlalu sore," ujarnya. (akn)


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas