Menulis Berita yang Menarik adalah Seni

Share post
Pelatihan jurnalistik bagi pejabat dan staf kehumasan Kabupaten Cilacap di Ruang Rapat Jalabhumi, Sekretariat Daerah, Kabupaten Cilacap, Selasa (6/9/2022). Foto: Dok. cilacapkab.go.id

Sebagai garda terdepan sebuah institusi, humas pemerintah harus pandai menyiarkan informasi kegiatan daerah kepada publik. Caranya? Dengan menulis yang baik dan menarik.

YOGYAKARTA, HUMASINDONESIA.ID – Penulisan berita jangan hanya terfokus pada teknik, melainkan pengemasan tulisannya pun harus menarik. Begitulah gambaran Yudhis Fajar, Pemimpin Redaksi Radar Banyumas ketika menjadi narasumber acara pelatihan jurnalistik dalam Rapat Koordinasi Kehumasan Perangkat Daerah Kabupaten Cilacap Tahun 2022, Selasa (6/9/2022) lalu. Kegiatan yang bertemakan “Jurnalistik Kehumasan” tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Jalabhumi, Sekretariat Daerah, Kabupaten Cilacap.

Dilansir dari laman resmi pemerintah Kabupaten Cilacap (cilacapkab.go.id), Supriyanto, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cilacap menjelaskan tujuan diadakannya pelatihan jurnalistik bagi seluruh pejabat dan staf kehumasan Kabupaten Cilacap ini. Ia menegaskan bahwa tiap insan humas Kabupaten Cilacap harus mampu memberikan informasi yang baik melalui tulisan berita.

“Kemampuan di bidang jurnalistik sangat dibutuhkan untuk mempublikasikan semua program pembangunan, baik melalui media massa yang dikelola pemerintah maupun yang bersifat advertorial,” jelasnya.

Pengemasan informasi berita menurut Muhammad Ashari dalam jurnalnya “Jurnalisme Digital: dari Pengumpulan Informasi sampai Penyebaran Pesan” di tahun 2019, adalah proses menyusun informasi-informasi mentah yang telah didapatkan di hulu sungai (proses pencarian informasi dari data hingga narasumber) menjadi sebuah berita dengan standar tertentu. Standar yang dimaksud ialah konsep “nilai berita” yang meliputi ada tidaknya konflik, tokoh narasumber, dan besar kecilnya dampak suatu informasi bagi kepentingan publik.

Seni Menulis Berita

Sebagaimana harapan Supriyanto, Sherly Dyah Permanasari, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Pengembangan Komunikasi Publik Diskominfo Cilacap menambahkan, bahwa kemampuan mengemas berita menjadi poin tambahan bagi humas. “Tanggung jawab humas besar dalam membentuk reputasi baik pemerintah. Oleh sebab itu pejabat dan staf humas pemerintah harus mampu memilih dan mengemas berita sebelum kemudian dipublikasikan kepada masyarahat,” ungkapnya.

Mengemas berita agar menjadi menarik adalah seni. Hal ini yang ditegaskan Fajar, “Inti dari jurnalistik adalah cara penulis menyampaikan informasi kepada khalayak. Karena jurnalistik itu bersifat teknis, maka menampilkan informasi hingga berita itu menjadi menarik adalah sebuah seni,” tuturnya.

Dilansir dari senikomunikasi.com, terdapat beberapa elemen penting yang harus ada dalam penulisan berita yang menarik. Pastikan bahwa berita yang ditulis adalah akurat, singkat, jelas, spesifik, langsung pada inti, menulis kutipan dengan benar, menentukan tata bahasa dan ejaan yang tepat, hingga menjawab semua unsur berita (5W+1H). (AZA)


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas