Merancang Narasi Positif yang Menjual di Mata Jurnalis

Share post

Banyak humas berharap mudah menjalin relasi dengan media. Namun, sedikit yang tahu cara menggaet media secara berkelanjutan.

YOGYAKARTA, HUMASINDONESIA.ID – Inilah yang disampaikan oleh Thoriq Ramadani, Ketua Umum Ikatan Pranata Humas Indonesia (IPRAHUMAS) dalam Workshop Series ‘The Power of Media Handling to Build Public Trust’ di Yogyakarta, Selasa (26/7/2022).

Di era kekinian, Sobat HUMAS memang perlu memperbarui strategi menulis siaran pers yang dapat menembus media atau diterima jurnalis. Salah satunya dengan metode storytelling. Dalam penelitian Mori dkk (2020), mengisahkan cerita termasuk cara berkomunikasi yang melibatkan perhatian masyarakat demi memperoleh empati.

Namun demikian, seiring beragamnya penggunaan metode ini di berbagai instansi, membuat jurnalis enggan atau bosan menerimanya. Thoriq menyumbang asa bahwa dengan memodifikasi storytelling berbentuk testimoni. “Semakin banyaknya tokoh stakeholder yang bersuara, semakin kuat pula reputasi yang terbentuk,” sambungnya.

Efektivitas KOL

Bicara tentang testimoni, tidak jauh dari yang dibuat oleh beberapa Key Opinion Leader (KOL). Maudy Ayunda menjadi contoh artis (KOL) yang ditunjuk menjadi juru bicara Presidensi G-20. Tidak sedikit yang skeptis terhadap penunjukkan Maudy. Menyikapi ini, Thoriq hanya berpesan untuk Sobat HUMAS agar mengutamakan KOL langsung dari masyarakat yang merasakan dampak dari keberadaan adanya instansi pemerintah.

Konten Selaras

Selama kelas berlangsung, Sukmawati dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar turut bertanya mengenai cara menjembatani narasi siaran pers yang mirip advertorial. Sobat HUMAS tidak perlu risau bila hanya satu atau dua media yang menyatakan siaran pers yang diterbitkan mirip advertorial.

Thoriq mengatakan ada beberapa tanda waktu yang tepat Sobat HUMAS mesti beraksi. Yaitu ketika banyaknya media yang mengajukan kesamaan komplain. Untuk itu, hendaknya kinerja humas senantiasa dibenahi terlebih dahulu dalam menulis siaran pers. “Menyelaraskan isi tulisan dengan sudut pandang pemberitaan setiap media yang dituju menjadi unsur utama guna membina hubungan yang baik pula,” tutupnya. (akn)


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas