Pandemi Jadi Momen Tepat untuk Investasi Sosial

Share post
Inilah momentum bagi korporasi untuk melakukan investasi sosial Dok. Istimewa

Masa pandemi menjadi masa yang sulit bagi banyak orang. Maka korporasi/institusi/instansi bisa memberi dampak baik dengan melakukan investasi sosial dengan tulus. Selain itu, investasi sosial juga berpotensi meningkatkan reputasi perusahaan.

JAKARTA, HUMASINDONESIA.ID – Menurut CEO dan founder Stage Communication Consultancy Turki Zehra Gungor, inilah momentum bagi korporasi/institusi/intansi untuk melakukan investasi sosial secara tulus.

Ia meyakini investasi sosial yang dilakukan di masa-masa sulit seperti saat ini akan memberikan dampak yang tak ternilai di masa depan atau pascapandemi. Bisa berupa kepercayaan (trust), reputasi, hingga membuat korporasi/brand makin dihormati di mata publik.

“Dibandingkan kompetisi, solidaritas jauh lebih penting bagi internal maupun eksternal perusahaan. Apalagi di masa-masa sulit seperti sekarang,” katanya saat menjadi pemateri di acara International Public Relations Summit (IPRS) 2020, Selasa (27/10/2020).  

Zehra mengatakan, perusahaan dapat memanfaatkan peluang untuk menyisipkan nilai-nilai perusahaan kepada masyarakat ketika sedang melakukan kegiatan tanggung jawab sosial. Misalnya, tentang kepedulian perusahaan terhadap nilai-nilai green business--konsep di mana perusahaan dalam menjalankan bisnis tidak hanya berorientasi pada profit, tapi juga dampak yang ditimbulkan, lingkungan, hak anak, dan lain sebagainya.

Professor of Public Relations dari Universitas Colorado Boulder Amerika Serikat, Krishnamurty Sriramesh, sependapat. Menurutnya, tanggung jawab sosial harus menjadi pertimbangan saat korporasi menetapkan strategi perusahaan. “Perusahaan melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial baik untuk alasan praktis maupun moral,” katanya seraya menyebut beberapa aksi tanggung jawab sosial yang dilakukan oleh beberapa perusahaan di dunia. Bahkan, pendiri atau pemimpin dari perusahaan tersebut turut mendonasikan sejumlah kekayaan mereka sebagai bentuk empati seperti halnya CEO Amazon Jeff Bezos dan Bill Gates.

Tak lupa, ia juga menekankan pentingnya perusahaan mengomunikasikan kegiatan tanggung jawab sosial mereka kepada publik. “Publik harus mengenal perusahaan melalui praktik tanggung jawab sosial yang telah mereka lakukan,” ujarnya. (rvh)


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas