Tomi Wijaya, Perum Bulog: Fokus dengan Tujuan

Share post
Selama tiga tahun mengemban amanah sebagai Kabag Humas, selama tiga kali pula mereka berhadapan dengan krisis, bahkan hingga menjadi sorotan panggung nasional. Dok. PR INDONESIA/Freandy

 

Perubahan pada perusahaan tidak datang secara instan. Dengan konsistensi dan arahan yang baik dari pimpinan, perubahan tersebut akan datang dengan sendirinya.  Begitulah yang dilakukan oleh Tomi Wijaya dalam membawa perubahan baik di Perum Bulog.

 

Tomi Wijaya, Kabag Humas dan Kelembagaan Perum Bulog

BALI, HUMASINDONESIA.ID - Siapa yang menyangka, pria kelahiran Jambi yang tahun ini genap berusia 37 tahun tersebut justru keluar sebagai pemenang ketika sesi pelatihan di acara workshop tersebut. Tiga tahun sudah lewat, ayah dari dua anak itu benar-benar dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Kabag Humas dan Kelembagaan Perum Bulog.

Tugas yang tidak mudah. Apalagi saat itu humas sedang mendapat sorotan dari jajaran direksi. Mereka menginginkan kompetensi dan fungsi humas Bulog strategis layaknya humas di kementerian. “Mengubah stigma humas yang identik dengan lamban merespons dan jarang tampil adalah pekerjaan rumah kami,” kata pria yang ditemui HUMAS INDONESIA usai mengikuti workshop JAMPIRO #7 di Bali, Kamis (9/12/2021).

Seiring berjalannya waktu, ditambah adanya bimbingan Media and Communication Advisor to BOD of Bulog Benny Butarbutar, mereka mampu menduduki skor pertama untuk humas BUMN kluster pangan hanya dalam kurun waktu dua tahun. Tentu, upaya itu dilalui penuh liku. Selama tiga tahun mengemban amanah sebagai Kabag Humas, selama tiga kali pula mereka berhadapan dengan krisis, bahkan hingga menjadi sorotan panggung nasional.

SELENGKAPNYA BACA DI E-MAGZ : EDISI 81, TREN PR 2022: DATA, ETIKA, DAN EMPATI

Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas