Tarik Perhatian Generasi Muda, Kemendikbud Gandeng Bayu Skak

Share post

Pada awal 2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat gebrakan dalam produksi iklan layanan masyarakat. Dengan menggandeng komedian muda dan pegiat media sosial, Bayu Skak, kementerian yang dipimpin oleh Muhadjir Effendy tersebut mengadakan kampanye tentang pentingnya sekolah bagi masa depan.

Iklan layanan masyarakat tentang pentingnya anak-anak muda bijak menggunakan media sosial ini resmi diluncurkan di laman resmi YouTube milik KEMENDIKBUD RI tanggal 2 Januari 2018. Bentuknya berupa video musik dengan lagu bermuatan edukatif berbahasa Jawa berjudul Ojo Bolos Pelajaran (Jangan Membolos Pelajaran). Meski berbahasa Jawa, namun dipastikan para pemirsa dapat memahami maksud dari isi lagu tersebut karena video ini turut menyertakan teks berbahasa Indonesia. 

Video ini diperankan oleh Bayu Eko Moektito (26) atau Bayu Skak sebagai pelajar SMA. Ia tetap berjuang agar bisa sampai di sekolah tepat waktu dan mengikuti pelajaran meski banyak hambatan hingga nyaris terlambat masuk sekolah. Pesan dalam lagu ini: “Pendidikan untuk masa depan, butuh pengorbanan. Ayo, segera diwujudkan, jangan membolos pelajaran.” Menariknya, sang Menteri, Muhadjir Effendy, turut dilibatkan dalam video tersebut. Di sana, ia berperan sebagai guru yang memberikan pesan singkat mengenai pentingnya pendidikan bagi masa depan generasi muda Indonesia pada akhir video.

Strategi ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Terdapat 1.594 komentar yang sebagian besar bernada positif memenuhi kolom komentar di unggahan video ini. Salah satunya milik RIZALMUT. “Kemendikbud Indonesia tahu persis bagaimana pendekatan ke anak muda zaman sekarang. Appreciate!” Hingga saat ini video musik ini telah ditonton oleh lebih dari dua juta orang.  

Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BLKM) Kemendikbud juga melibatkan Bayu Skak untuk menyosialisasikan penggunaan media sosial secara bijak bagi siswa dan tenaga pendidikan di berbagai kota. Sosok Bayu sebagai pegiat media sosial dan figur publik dinilai tepat sebagai inspirator bagi kaum muda karena mampu memproduksi konten kreatif yang berdampak positif. 

Kerja sama dengan antara kedua belah pihak berlanjut. Hal ini tampak dari dukungan Kemendikbud terhadap film berjudul Yowes Ben yang disutradarai Bayu Skak. Film yang ditayangkan serentak di bioskop tanah air pada Februari 2018 memiliki pesan kepada generasi muda untuk melestarikan bahasa daerah (di film ini Bahasa Jawa) dan pelajar SMA. Lagu Ojo Bolos Pelajaran juga merupakan original soundtrack dari dari film ini. (den)


Share post

Tentang Penulis
Humas

Humas